Menilik Berbagai Hal Menarik saat Kamu di Benteng Anoi Itam – Kota Sabang merupakan salah satu kota di Provinsi Aceh yang slot qris berada di paling ujung barat Nusantara. Sabang berdiri di atas sejumlah pulau seperti Weh, Rubiah, dan Klah yang terkenal akan keunikan serta pesona wisatanya. Pulau Weh merupakan yang terbesar dengan luas mencapai 121 kilometer persegi dan tentunya menyimpan berbagai destinasi wisata yang unik untuk dijelajahi. Untuk sampai ke Pulau Weh, para turis lokal maupun asing bisa menggunkan tranportsai kapal ferry, maupun kapal cepat melalui Pelabuhan Ulee Lheu di Kota Banda Aceh menuju ke Pelabuhan https://sushiittonewmarket.com/ Balohan Kota Sabang.
Salah satu tempat yang ramai didatangi wisatawan lokal maupun asing ke Kota Sabang adalah Benteng Anoi Itam. Lokasinya di kawasan Pantai Anoi Itam, sekitar 12 Km dari pusat Kota Sabang. Benteng yang dibangun Jepang ini terletak di sisi timur Sabang. Benteng ini dulunya adalah tempat penyimpanan senjata bagi armada Jepang saat terjadi perang dunia ke-II. Beberapa sumber menyebutkan Benteng peninggalan Jepang tersebut dibangun antara tahun 1942-1945, dan digunakan sebagai tempat berlindung pasukan Jepang. Tentara Jepang mendarat di Pulau Weh (Sabang) pada 12 Maret 1942.
Baca Juga : Mengintip Berbagai Kegiatan Menarik saat Berada di Pulau Rubiah
Keindahan Alam Bawah Laut
Selain Benteng peninggalan perang Dunia ke-II, kawasan pantai Anoi Itam merupakan salah satu primadona dari banyaknya pantai yang ada di Sabang. Destinasi wisata pantai dan keindahan alam bawah laut menawarkan pesona yang alami, bebatuan alam yang unit, keanekaragaman hayati dan terumbu karang yang eksotis. Para turis yang berkunjung tempat wisata Benteng Anoi Itam, dapat melakukan banyak aktivitas seperti menyelam, snorkeling, diving, atau sekadar berjemur. Selain itu para wisasatawan dapat menikmati beragam makanan kuliner dijajakan para pedagang. Para wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata alam bawah laut di kawasan Pantai Benteng Anoin Itam Sabang bisa menjelajahi dinding-dinding bawah laut dengan cara menyelam. Dimana terdapat bermacam spesies koral yang tersimpan di bawah laut dengan pemandangan indah yang berwarna-warni dapat memanjakan mata para pengunjungnya.
Kenduri Laot
Khanduri Laot atau yang dikenal dengan Kenduri laut merupakan salah satu tradisi dan budaya yang masih ketal dilaksanakan oleh masyarakat Anoi Itam Sabang. Tradisi kenduri Laot, dilaksanakan setiap tahun atau tiga tahun sekali itu telah menjadi salah satu kearifan lokal masyarakat Acehsecara umum yang mendiami wilayah pesisir Aceh.
Prosesi pelaksaan https://www.thebellagiojakarta.com/ Kenduri Laot yang dilaksanakan Masyarakat Anoi Itam dengan menyembelih sapi, kemudian dimasak secara bersama-sama. Setelah dimasak, turut dibagi-bagikan kepada warga yang menghadiri kenduri. Dalam pelaksanaan upacara Kenduri laut, ratusan kepala keluarga datang ke pesisir pantai sambil membawa berbagai jenis makanan dan minuman untuk disantap bersama-sama. Selain menyembelih hewan dalam pelaksanan upacara Kenduri Laot juga diberlakukan larangan (pantang) aktivitas penangkapan Ikan yang meliputi seluruh wilayah perairan Desa Anoi Itam selama 3 Hari 3 Malam.
Benteng Anoi Itam Sabang
Salah satu tempat yang ramai didatangi wisatawan lokal maupun asing ke Kota Sabang adalah Benteng Anoi Itam. Lokasinya di kawasan Pantai Anoi Itam, sekitar 12 Km dari pusat Kota Sabang. Benteng yang dibangun Jepang ini terletak di sisi timur Sabang. Benteng ini dulunya adalah tempat penyimpanan senjata bagi armada Jepang saat terjadi perang dunia ke-II. Beberapa sumber menyebutkan Benteng peninggalan Jepang tersebut dibangun antara tahun 1942-1945, dan digunakan sebagai tempat berlindung pasukan Jepang. Tentara Jepang mendarat di Pulau Weh (Sabang) pada 12 Maret 1942.
Para serdadu Negeri Sakura selain membangun Benteng pertahanan, juga menggali terowongan bawah tanah di sepanjang pantai sebagai benteng pertahanan. Namun setelah tiga tahun lebih terlibat Perang Dunia II, mereka takluk dari Pasukan Sekutu dan meninggalkan semua wilayah jajahannya.
Memasuki lokasi Benteng Jepang Anoi Itam, kita akan disuguhi pemandangan bukit dengan anak tangga dan pepohonan yang rindang. Pantai yang indah dan benteng kecil yang berada di bawah kaki bukit membuat elok lokasi wisata bersejarah ini. Di kiri jalan setapak yang dilalui akan ditemukan bungker-bungker kecil. Berwisata ke Sabang, tidak sebatas menikmati keindahan alam, pantai, ataupun bawah lautnya. Sebab, Sabang memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dinikmati sekaligus belajar tentang sejarahnya.